Sebungkus Donat untuk Pak Polisi di Lokasi Teror Bom Thamrin
Indoheadlinenews.com -Lokasi teror bom di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, akhir pekan ini, berubah bak lokasi wisata. Warga Ibu Kota yang penasaran akan tragedi yang terjadi pada Kamis, 14 Januari 2016, itu ramai-ramai mendatangi kawasan di sekitar gedung pusat belanja Sarinah tersebut.
Di antara mereka terselip Mehdi, 3 tahun, yang datang dengan sebungkus donat di tangannya. Bocah itu terlihat berjalan diiringi sang ibu menuju anggota Brigade Mobil Kepolisian Daerah Metro Jaya, yang masih berjaga di kawasan itu. "Mau aku kasih ke pak polisi," katanya kepada sang ibu.
Mehdi terlihat bersemangat melihat sepasukan polisi dengan seragam lengkap dan senjata yang ditenteng mereka. "Ma, pistolnya untuk apa?" ujar Mehdi kepada sang ibu. Kepada anaknya, Sarah langsung menjawab, "Untuk nembakin orang jahat."
Tapi langkah Mehdi justru terhenti ketika sudah dekat dengan salah satu petugas bernama Ajun Inspektur Satu Haris S. Dia tampak malu dan ragu menyerahkannya kepada Haris. Sang ayah sigap mengambil donat tersebut dan langsung menyerahkannya kepada polisi yang tengah berjaga itu.
"Mehdi malu," ujar Sarah. Padahal, kata dia, sejak awal Mehdi ingin menyerahkan sendiri donat tersebut. Donat itu, menurut Sarah, merupakan bentuk terima kasih kepada polisi karena telah mengamankan wilayah itu dari teroris tempo hari.
Sarah mengatakan, sejak kemarin, Mehdi ingin bertemu dengan polisi. Namun kedua orang tuanya baru sempat mengantarnya hari ini. Setelah makan di gedung Sarinah siang ini, mereka membeli sebungkus donat. Setelah memberikannya kepada polisi, mereka kemudian pulang ke rumah di Kalibata.
Haris, yang menerima donat dari Mehdi, merasa terharu. Ia tidak menyangka mendapat perhatian dari masyarakat seperti ini. "Semoga cita-cita Mehdi untuk jadi polisi tercapai," katanya sambil tersenyum.
Haris bersama teman-temannya masih berjaga di kawasan itu. Mereka tampak bersiaga dengan senjata laras panjang.
sumber: tempo.co

Tidak ada komentar